Entah apa yang diketawakan mereka berdua. Bokep Padahal awalnya aku amat takut terhadap cara dia memandang tubuhku. Namun sebagai wanita dewasa dan berpendidikan, aku tidak akan melakukan hal yang bikin ribut dan pertengkaran. Meskipun aku tahu kadang Bang Roji amat polos dalam pembicaraan namun aku tahu dia cukup berpengalaman dalam hal pergaulan bermasyarakat. Aku tak merasakan lagi dinginnya malam yang diguyur hujan deras saat itu, yang aku rasakan hanya rasa puas,dan terbang keawang awang. Namun apalah dayaku untuk menahan setiap tindakannya. Bang Roji pun kini sering membantuku mengangkatin barang dari mobilku jika aku pulang dari mal membawa belanja keperluan sehari hari. Ia terlihat amat lelap tidurnya di kamar sebelah. Kini aku sudah menemukan seseorang yang mampu mengisi hari hariku, meski aku merasa sedikit cemburu jika ia berada di rumah istri istrinya.




















