anu.. Bokepindoh Akhirnya ummi Annida mendorong tangan itu menyusup lebih dalam dan langsung menyentuh daerah paling sensitive. achhhhhh….ehhhhhh.. Tubuhnya menggeliat mengikuti jilatan di susunya. Enak khan?”“Iya umi, enak sekali,” jawab raffa seraya memeluk ummi Annida.Tangannya mencolek nakal ke buah dada ummi Annida yang menggelantung persis di depan mukanya.Tangan ummi Annida kembali merayap ke arah batang raffa yang sudah lemas. croott.. Kurang ajar mata anak bau kencur ini, gerutu ummi Annida dalam hati.“Boleh khan ummi?” kata raffa kemudian.“Boleh apa?” sentak ummi Annida mulai tajam.“Boleh itu.. Penampilannya seperti umumnya aktifis muslimah. lalu..,Oooohh…Aaahhhh….aaa…aaa…mau…lagi. kayak tadi..” pinta raffa tanpa rasa bersalah seraya mendekati kembali ummi Annida.“raffa jangan kurang ajar begitu sama ummi.., ” katanya seraya mundur menjauhi anak itu.




















