Ayu pun lalu membalasnya sambil memelukku erat-erat. Bokepindo Tapi hebat juga kalau cuma kerja sebagai sekretaris mampu menyewa apartment. Kami saling berpelukan selama kira-kira satu jam sambil meraba-raba. “Aduh sakit Ton, tahan dulu..!” katanya menahan sakit. Jangan-jangan ini cewek simpanan, pikirku. Pamanku ini bisa dibilang rada telat untuk menikah karena waktu itu ia berusia 42 tahun. “Aouww Ton, kamu romantis sekali..!” katanya sambil kedua tangannya menggelayut manja melingkari leherku. Dia sepertinya orang yang berjiwa seniman, pikirku. aahh..!” katanya sambil kedua pahanya mulai dijepitkan pada pinggangku dan terus menggoyangkan pantatnya. Tapi tidak demikian halnya dengan Ayu.




















