kita kumpulin tugas kita secepetnya”, kata Virnie
“Sip.. Stephanie hanya dapat menangis dan mengerang sambil terus menahan sakit, diperkosa dan dipermalukan oleh temannya sendiri.“enak banget memek luw Teph, loe sengaja jaga buat gua ya nih memek” hahahahahaha….. Bokepindoh Adrian mengarahkan penisnya ke anus Stephanie dan pelan2 menekannya masuk. ketemu juga akhirnya!”.Stephanie takut melihat wajah Adrian karena untuk pertama kalinya Stephanie melihat wajah Adrian yg berbeda. Stephanie merasa sedikit lega, tetapi juga merasa sedikit kecewa; lega karena dia pikir perkosaan ini sudah berakhir, kecewa karena sebenarnya ia lambat laun mulai menikmati perkosaan itu. Ia melihat pembalut wanita yang di atas celana dalamnya dan ia memperhatikan ada sedikit noda darah di celana dalamnya. Bentak Adrian dengan nada tinggi, itupun bukan suara Adrian, melainkan suara kasar dan asing, yang belum Virnie dengar sebelumnya.




















