Tamara menangis sesunggukan. Jangan harap! Bokepindo Kumohoon! AHHHH! Tukul sudah siap protes tapi ditahan oleh Rafly. Hanya yang berada di bar yang masih berpakaian lengkap, seperti Ngatini dan Rafly) Ketika Tukul lengah, Peppy berlari ke tengah dan menarik Tamara ke dekat bandnya. Untung saja janda cantik itu sudah biasa menghadapi laki- laki yang memanfaatkan situasi seperti Tukul ini, jadi dia diam saja dan terus tersenyum ke arah penonton. Tadinya Tukul mengira Tamara akan diam saja selama disetubuhi olehnya, tapi akhirnya wong ndeso itu mendengar nafas yang pendek dan cepat, lalu terdengar suara lenguhan pelan, walaupun tidak mau mengakui, si cantik itu jelas-jelas mulai terangsang, lenguhan Tamara makin jelas terdengar.




















