Saking banyaknya pesanan, paling tidak sudah dua atau tiga tamu. Bokep Segera aku ke ruang resepsionis.“Selamat malam Pak,” sapa Mbak Yxx, dengan senyumnya yang khas.“Malam juga,” jawabku.“Dengan siapa Pak? Wah, nggak sabaran nih!!“Tolong kamu duduk aja dulu di tempat tidur.”Sambil kuperhatikan wajahnya, kali ini dia memandang ke atas, yang jelas tidak menghitung jumlah kotak yang ada di plafon. “Emang kenapa sih. Saat menuju ke kamar mandi, tampak ada beberapa WP dan tamu, mungkin akan Masuk atau keluar, ada beberapa WP yang menyapaku (wah terbongkar deh bohongku tadi).Setelah Masuk ke kamar mandi dan menutup tirai plastik..“Katanya belum pernah, koq Mbak Mxx, Mbak Ixx dan Mbak Exx, kenal si Mas” ucapnya dengan tenang dan pelan, serta melorotkan CD-nya, bagus juga dia negor nggak di depan tamu atau WP, biarpun WP Masih punya etika.Untuk menutupi




















