Ternyata jika tersenyum Nadya manis sekali. Bokep Namun entah kenapa kami malas untuk akrab dengannya, selain karena sikapnya yang selalu ketus dan tidak bersahabat itu, juga karena kami merasa tidak selevel dengannya. Aku berusaha bangkit tetapi Nadya malah memelukku.Aku ingin diperlakukan dengan lembut oleh laki2 bisik Nadya. Wajar saja hal ini terjadi mengingat yang masih bujangan di kantor ini selain aku dan Nadya, Cuma ada seorang desainer senior yang selalu tidak beruntung dalam masalah percintaan, dan seorang office boy. Aku mau. Dia sudah bisa berkomunikasi dengan akrab, dan sinisnya makin lama menghilang. Buset. Namanya Nadya. Saling berciuman, berpelukan dan menikmati keindahan tubuh masing2.Hingga pada akhirnya Nadya telentang di atas karpet, kepalanya tepat berada di bawah kepalaku.




















