Kamu?’“Aku juga sayang ma Mas, sayangnya ma dah keluarga ya”.“Kita jalani aja dulu Din, gak apa kan kalo backstreet kaya gini. aku pasrah ketika dia cukup lama mengecup bibirku.“Mas”, desahku ketika dia melepas bibirnya, seakan aku gak rela dia melepaskan bibirku. Bokepindoh Aku menatapnya gugup.“Ooouhh jangan dilepas sayang, remas seperti tadi lekas sayang oohh…” erangnya lirih. “Din, nanti dorong pinggul kamu keatas ya”, katanya sambil menarik kembali kontolnya. Dia membuka sekalian CDku dan“Tooiiing”, kontolnya yang sudah tegang itu langsung mencuat dan mengacung keluar mengangguk-anggukan kepalanya naik turun .“Aawww… Mas jorok”, aku menjerit kecil sambil memalingkan mukaku ke samping dan menutup mukaku dengan tangan.“He…he…” dia terkekeh geli, batang kontolnya sudah kelihatan tegang berat, urat-urat di permukaan kontolnya sampai menonjol keluar semua.




















