Gimana, mau nggak Pak?”Hampir aku kejedot rantai kapal yang besar-besar itu ketika si bapak akhirnya meng-aprove proposalku.Laki-laki mah di mana-mana sebenarnya sama saja, sulit menolak penawaran menggiurkan seperti ini.Aku sudah bergairah duluan ketika membayangkan bakal ada adegan panas antara ‘Beauty and the beast’. Bokepindo Ahh..”, Si Bapak rupanya sudah mulai fly juga. Kesibukan pelabuhan sudah mulai.Pertama kuamati kapal besar yang berlabuh. Dibelai-belai, dan tangan satunya mulai mengusap-usap paha.Della menggelinjang karena tangan kasar itu sangat efektif meraba ujung-ujung sarafnya.Della sedang mencoba dunia baru. Aku mulai mendaki dan kupercepat kocokan tanganku, aku masih duduk dengan resleting terbuka.Lalu kulihat dengan kasar Della ditelentangkan dan diangkat satu kakinya yang kanan dan dipegangi. Crroott luar biasa pejuh yang diproduksinya.“Oohh neenngg.. Neenngghh.”Della tidak sempat menanggapi lagi karena dia sudah melampaui batas kesadaran, kenikmatan kali ini yang dia rasakan




















