Kutekan-tekan bagian bawah diriku sehingga tonjolan burungku menggesek wilayah memeknya. Kujalari menuju ke telinga. Bokepindo Mengerinjal pantatnya.“Esshh.. Lenguhan-lenguhan isteriku kembali terdengar. Biasanya isteriku suka terpekik lalu menghambur ke pelukanku dan dibarengi dengan ciuman bertubi-tubi. Mmass..”Dia memanggilku Mas berarti kesadarannya mulai kaca balau. Berdebar jantungku.Dalam keremangan lampu kamar (kamar lampuku bisa disetel tingkat keterangannya sedemikian rupa) kulihat ada 2 manusia. Mulai menggila kembali goyangan pantat isteriku melayani rangsekan-rangsekan si batang besar itu.“Geennjoott.. Aku yang berusia 38, isteriku 31, pembantu laki-laki 52, dan pembantu wanita 44. Tadi gerbang depan dibukakan oleh pembantu wanitaku karena kebetulan dia pas lagi mau keluar untuk membuang sampah. Ssooddooghh.. Pada awal perkawinan kami tidaklah demikian, namun 5 tahun belakangan ini yah begitulah. Dia mengangguk.“Maafkan isteriku yah”Entah kenapa tiba-tiba mata kami bertatapan kembali.




















