Yang terpenting, sepertinya kakiku tidak dalam keadaan baik-baik saja. Days of QuarantinoPROLOGUEPOV LukasDreettt… drettt…“Ughh!”Suara alarm dari ponselku berbunyi dan memutus jalannya mimpi indahku ini. Bokepindoh Kalau masuk ketuk dulu napa,” protesku sembari mengikat handukku betul-betul agar tidak lepas.“Hihi… maaf deh. Satu jam setengah ke depan, akhirnya mata kuliah ini berakhir dan kelas pun dibubarkan. Tapi tiba-tiba frekuensi dan getaran yang dihasilkan_speaker_ponselku langsung mengganggu frekuensi otakku yang sedang bermimpi. Namun saat melihat langkahku yang tertatih-tatih, tanteku ini dengan sigap langsung menjaga tubuhku agar tetap seimbang. Segera kusiramkan air ke kakiku dan barulah kusiramkan ke tubuhku.Tiba-tiba, insiden memalukan yang baru saja terjadi hinggap ke pikiranku. Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Kurasakan kakiku yang paling nyeri di antara semuanya. Namun aslinya jantungku sangat berdebar.




















