Padahal aku sudah lama tidak bimbingan.Dosen pembimbingku bernama Pak Darmawan. Hah?Ampun Pak, ampun. Bokep Ngelelang tas Gucci lo gitu?Enak aja, ogah gue. Mobilnya mau saya bantu parkirin, neng?Boleh Pak. Bagas tiba-tiba menyerahkan selembar kertas dan sebuah bolpoin ke hadapanku. Masuk sini.Iya, Pak.Berbanding terbalik dengan kebiasaannya di kampus, Pak Darmawan terlihat lebih santai di rumahnya.Sebentar ya, saya ambil minum dulu.Eh nggak usah Pak, saya nggak haus.Gak apa-apa, santai aja sama Bapak.Pak Darmawan kemudian pergi ke dapur, sementara aku melihat-lihat ke sekeliling ruang tamu. I-Iya Pak, ganti topik saja.Ya sudah, bagus. Gue sih ogah ngentotin memek mantan murahan kaya lo. Pak Darmawan menaikkan daguku agar menatap ke arahnya. Tania lontenya Tuan, ahhhh.Pak Darmawan sepertinya terpengaruh oleh ucapanku karena tangannya jadi bergerak sangat cepat.Aaahhh Tuan, aaahhh enak, enak banget, geli aahhh.




















