Tangan Laras semakin kuat menjambak rambutku. Sungguh puas. Bokepindo Laras mengaku puas sekali.“Kamu benar-benar hebat, k0ntolmu luar biasa..!” katanya dengan meronta.Anehhanya ketika aq merasa lelah, Laras malah mengocok batang k0ntolku. Laras mengerang kuat. Pasti kamu capek, kan,” ujar Laras kemudian.Tanpa banyak kata, aq hanya menurut saja. Lemah lembut tapi sungguh luar biasa dahsyat. Tangannya liar menarik-narik rambutku, sedangkan aq tenggelam di celah toketnya yg montok. Gaun daster Laras kubuka. Dadanya terangkat dan kepalanya mendongak ke belakang. Setelah itu tubuh Laras kubalikkan sehingga terlentang. Toketnya mulai terlihat. Dia membiarkan saja perlakuanku itu. Terasa hangatnya sungguh menggairahkan. Kadang-kadang jari Laras nakal menggoda bagian sensitifku.




















