Bukan karena sentuhan dukun.Tanganku membuka kain yang menutupi kontol Sentot. Bokepindoh Aku mulai membiasakan diri selama beberapa menit hingga bisa duduk di bawah pancuran mata air panas. “Sudah lama mas?” tanyanya.Belum sempat menjawab…Kudengar suara derap kuda dokar mendekat. Dua lelaki masuk. Lilitan kainnya lebih mirip gambaran di wayang dan tanpa celana dalam.Kontol Sentot tidak sunat. Lilitan kainnya lebih mirip gambaran di wayang dan tanpa celana dalam.Kontol Sentot tidak sunat. Mereka melihat ke aku lalu kembali asyik dengan obrolan mereka dengan cueknya.Aku melihat ruang sebelah lagi. Jadi sama-sama dan tidak perlu malu. Aku bingung dengan apa yang terjadi.Dua orang berpakaian jawa kuno masuk dengan membawa tombak.“Sebaiknya tuan Arya Sembrani berpakaian karena kami harus membawa tuan …”Siapa Arya Sembrani? Si Rio mengambil posisi di tengah.




















