Saat hendak menarik pedal gas, kulihat Maya sudah naik kesalah 1 mobil yang datang menjemputnya. Tapi saat bertemu dengan orang yang sudah lama ku kenal, jiwa setanku bergejolak“eh pada mau makan apa ini? Bokepindo Janji ya gak bakal ninggalin aku” Vani berkata sambil membuka matanya, kemudian kami saling berpelukan.*Flashback Off“yank, aku ada persiapan KKL di daerah *titt* ni. Kami memang sempat beberapa kali melakukan petting sebelumnya. Kulihat Vani dengan pandangan sayu dia tersenyum kemudian mengangguk, kemudian dia memejamkan matanya.“uuhhh eessttt, pelanh sayangh, sakit banget uhh” Vani memintaku pelan karena dia merasa kesakitan. Seorang gadis feminim dengan tinggi 155cm, dan harus ku akui gadis ini memiliki warna kulit putih mulus, dapat kulihat dari wajah dan tangannya. Maya berangkat kuliah dulu ya” jawabnya dengan cepatTerlihat oleh Maya tersenyum manis sebelum pergi meninggalkan ku.“huuuffftttt cantik




















