Kali ini tangan kananku kubentangkan di atas sandaran becak, lalu sedikit demi sedikit sengaja kukendorkan agar turun melingkar dileher Nidar, tapi Nidar selalu mencubit pahaku dan menghindari tanganku. Bokepindo Aku hanya pasrah menerimanya, lalu mencoba melihat jam ternyata sudah jam 4.30, tak lama lagi aku mau pulang. Ia lalu mencium kening dan pipi serta bibirku sambil memelukku. Namun setelah orangtuaku tahu rencana kami, mereka justru mengantarku ke ibu kota kabupatenku untuk mendaftar pada salah satu perguruan tinggi negeri di kota tersebut, sementara pacarku tetap mendaftar di makassar, sehingga kami betul-betul berpisah dan sulit bertemu lagi.Singkat cerita, setelah aku lulus dan tinggal di salah satu panti asuhan bersama teman-teman sekampungku, aku merasa terikat sekali, karena semua kegiatan harian kami di tempat itu serba diatur dan dikontrol, sehingga aku sulit bergaul dengan orang-orang di




















