Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Bokepindoh Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Hati ini menjadi luruh. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi.“Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.*******Pertemuan dengan mitra usahaku hari ini ternyata diundur pekan depan. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam dengan deterjen tapi tak juga dicuci. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Namun apa yang terjadi? Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat.




















