Kataku sambil menyerahkan dompet kepada Mbak MawarSaat dia membayar dan memamerkan isi dompetku itulah aku melingkarkan tanganku ke pinggangnya dengan pelukan erat sambil berimprofisasi memamerkan kemesraan mengelus perutnya yang hangat. Kataku‘tidak apa-apa Dik, aku justru yang harus berterimakasih…katanya belum selesai“waaah…beneran nih tidak apa-apa?? Bokepindoh OOOoouughhh, separuh kontolku tertelan sempurna sementara separuhnya lagi masih diluar menikmati sentuhan geli ujung jembut Mbak Mawar. Dengan menginjak kaki dia memberi kode agar aku kooperatif dan mengikuti sandiwaranya.Entah apa yang dipikirkannya, yang jelas dia memperkenalkan aku sebagai suaminya dan memamerkan ketampananku sebagai pembanding pacar yang telah direbutnya dulu. JawabkuTiba-tiba HPku berbunyi dan itu adalah telepon dari Mas Irwan yang menanyakan keberadaanku serta berpesan bahwa dia masih di Masjid serta menaruh kunci rumah di pot bunga teras.




















