Tiba2 dia mencabut kontolnya dari nonokku.“Kok dicabut om, kan belum ngecret”, protesku.Dia diem saja tapi menyuruh aku menungging di pinggir ranjang, rupanya dia mau gaya anjing.“Om, masukkin dinonok Ines aja ya, kalo dipantat gak asik”, pintaku.Dia diam saja. Kini nonokku telah terisi oleh kontolnya yang keras dan panjang itu, yang lalu digerakkan keluar masuk nonokku.“Wah.. Bokepindo Gak lama dientot aku udah merasa mau nyampe,“om lebih cepet ngenjotnya dong, Ines udah mau nyampe”, rengekku.“Cepat banget Nes, om belum apa2″ jawabnya sambil mempercepat lagi enjotan kontolnya.Akhirnya aku menjerit keenakan “Om, Ines nyampe mas , aah”, aku menggelepar kenikmatan.Dia masih terus saja mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dengan cepat dan keras. Masih dalam posisi berbaring di dipan, kugenggam kontolnya, kukocok dan kujilati sejenak sebelum kumasukkan ke mulut.Mulutku terisi penuh oleh kontolnya, itu pun tidak menampung




















