Karna keasikan ngobrol aku pun lupa menawarkan dia minum.Saat sedang membuatkan minum di dapur, aku teringat bahwa aku masih memiliki simpanan obat perangsang yang ku beli. Ternyata benar saja, dia belum pernah melakukan hal-hal yang aneh dalam pacaran bahkan untuk ciuman saja belum pernah. Bokepindo Aku pun mulai mempercepat gerakannya dan kemudian “Crottt….Crottt…Crottt…”. Mau tahu kelanjutan ceritanya? Kali ini aku akan menceritakan ketika diriku menikmati tubuh seksi murid dari ibuku yag telah kuberi obat perangsang. Winda merupakan anak kelas 3 SMA di sekolah tersebut. Setelah selesai membuat minuman tersebut, aku pun kembali keruang tamu sambil membawa kan air jeruk tersebut.Kami pun mulai mengobrol kembali, aku mulai menanyakan hal-hal pribadi tentang dia. Terlihat dari gaya tutur bicara dia, serta saat aku mulai membicarakan hal yang berbau sex maka dia meminta ku untuk berhenti




















