Aku mendengus. Bokepindoh Bagian atas pahanya ditumbuhi bulu-bulu halus kehitaman. Sejenak saya berhenti menjilat-jilat sisa-sisa cairan di permukaan kewanitaannya.“Aku puas sekali, Jhony,” katanya. Pada ketika itulah saya menerima kesempatan memandang hingga ke pangkal pahanya. Ada segaris kebasahan terselip membayang di bab tengah segitiga itu. Beberapa detik kemudian, lendir mulai terasa di ujung lidahku. Segitiga tipis yang hanya selebar kira-kira dua jari itu terlalu kecil untuk menyembunyikan semua bulu yang mengitari pangkal pahanya. Aku tak berdaya. Bagian mana yang akan kamu cium?”“Betis yang indah itu!”“Hanya sebuah ciuman?”“Seribu kali pun saya bersedia.”Mbak Lia tersenyum manis. Tarikan perlahan itu tak bisa kutolak. Dan..,” sesudah menarik nafas panjang, kukatakan alasan sebenarnya.“Saya juga sering menduga-duga, apakah kaki Mbak juga ditumbuhi bulu-bulu.”“Persis menyerupai yang kuduga, kamu niscaya berkata jujur, apa adanya,” kata Mbak Lia sambil sedikit mendorong kursinya.“Agar




















