Lalu dalam perjalanan lelaki berbadan tegap tersebut kembali bicara itu, tentangg hubungan laki-laki dan perempuan serta sifat perempuan yang memiliki libido tersembunyi. Lalu mereka terlibat obrolan yang mulai akrab, saling bercerita mulai dari pekerjaan Vannesa juga pekerjaan Jay sebagai seorang sopir truk antar daerah. Bokepindoh Vannesa rebah di pangkuan pada paha kirinya Jay.Vannesa memegang lengan Jay. Jujur diakuinya ada desir – desir gairahnya yang mulai bangkit. Vannesa berusaha melepaskan tangan Jay pada bahu kirinya dan mengingatkan agar ia konsentrasi ke jalan.”Da sadarlah da, iko kan di jalan raya bisa cilako beko, caliak tu mobil lain kancang – kancang (Bang sadar bang ini jalan raya bisa kecelakaan, mobil lain pada ngebut tuh)” kata Vannesa mengingatkan.




















