Tanpa ku sadari aku mendesah tak karuan. aku menjerit ketika ku rasakan benda tumpul memasuki vaginaku.Ku tahu itu batang penis ayah. Bokep Namun, desahan-demi desahan terus muncul dari mulutku, tubuhku ingin lagi dan lagi.Ah… eh… oh… ter… rus…Hahaha… dasar amatir… oh oh enak benar vaginamu.. Tak ada tanda-tanda dia mau keluar.Lima belas menit berlalu ayahku masih menancapkan penisnya di dalam vaginaku yang sudah tidak perawan lagi. Rupanya aku hanya bermimpi…Terima kasih Tuhan. Dijilatinya vaginaku yang berlendir bercampur darah perawanku sampai ke dalam lubang anusku. Hal ini membuat ayahku semakin bernafsu. Tanpa banyak bicara sgera ayah melumat vaginaku. Mataku berat dan akhirnya aku terlelap.Ketika ku dengar suara Ayam berkokok.




















