aku terima handuk tersebut sembari memandangi wajah cantiknya yang basah. Di telinganya kubisikan.“Len aku sayang sama kamu, kalau kamu mengijinkan aku untuk memberikan kebahagiaan yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya aku akan memberikannya. Bokepindo Kemudian kubantu menggerakkan pinggulnya dengan tanganku.“Terus sayang gerakin”. Malam itu disaat istriku minggat dari rumah, dia datang kepadaku duduk di lantai menundukkan kepalanya sembari menangis, di tangangya menggenggam sebuah tas besar seperti siap-siap mau pergi jauh sembari menangis dia berkata,“Pak Lena pamit pak, tapi Lena bingung mau kemana, Lena gak enak dengan keadaan di rumah ini”.Kemudian aku berusaha menahannya untuk tak pergi malam itu.“Lena, Ibu telah pergi dan saya bercerai bukan berarti saya mengusir kamu, kamu mau pergi kemana?




















