Betul-betul suatu akhir pekan yang susah dilupakan. Bokepindoh Aku sedang melaju kencang di jalan tol menuju arah Bogor untuk suatu keperluan bisnis. Kuulangi lagi cumbuanku dari mulai mengulum bibirnya, mencium pipinya, kemudian lehernya. Kukulum bibir mungilnya, kuciumi pipinya, kugigit-gigit kecil telinganya, kemudian kuciumi lehernya punuh sabar dan telaten. Suaranya enak didengar, tapi aku tak menyimaknya. Sekilas cukup mencolok karena seragamnya yang cukup kontras dengan warna sekelilingnya.Dari sederetan gadis-gadis itu tampak ada seorang yang paling cantik, putih, cukup serasi dengan warna-warni seragamnya. “Eeehhh…” erangku juga. “Eeehhh…” desahnya. Ia sudah tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Akhirnya dengan wajah memohon ia berkata, “Buka dong kacanya..” Segera aku sadar dengan keadaan dan refleks membuka kaca jendelaku. Tak lama kemudian cairan kenikmatannya pun sudah meleleh menyatakan kehadirannya. Gelinjang, desahan, dan ekspresi wajahnya yang sedang menahan kenikmatan




















