Untuk itu aku banyak melakukan lembur seperti biasanya.Aku masih ingat saat itu hari Kamis tanggal 7 Oktober, aku seperti biasanya lembur di kantor. Aku sudah terlalu lelah untuk bergerak.Aku hanya pasrah saat Parjo menarik tubuhku dan membaringkannya di karpet ruang meeting room itu. Bokep Yang kutahu aku harus menuntaskan gairah napsuku.Berkali-kali Parjo terus mendorong batang kontolnya. Dalam satu minggu, mungkin aku kerja lembur selama 3 hari. Tangan Parjo yang nakal semakin liar mengaduk-aduk daerah sensitifku. Selain tinggi, tubuh Parjo sangat kekar dan tegap hingga aku tak mampu bergerak saat kedua tangannya yang kokoh menyergapku.Didekapnya tubuhku erat-erat dengan kedua lengannya yang kokoh. “I.. Aku masih mau lembur soalnya laporan musti selesai malam ini juga” aku yang memang berniat mau meneruskan pekerjaanku meminta suamiku tidak usah menjemputku.Aku kembali menatap monitor yang menyala di depanku.




















