Aku keluar dari hotel dengan berat hati karena merasa sangat bersalah.Dua jam kemudian aku kembali ke kamarnya, ternyata dia tak mengunci pintu kamarnya, aku pun masuk dengan mengendap-endap, aku takut dia masih marah kepadaku. bisa nggak kamu jemput Mbak di stasiun, sekalian nyari hotel buat Mbak bisa nggak?”“Oh my god.. Bokep ahh.. begini. Dia membetulkan selimutnya sambil menatapku dalam-dalam, aku tak berani menatapnya, aku hanya bisa tertunduk malu.“Bunga sekarang jam berapa?” katanya kepadaku.“Jam sembilan Mbak,” jawabku takut-takut, sambil terus menunduk.“Ya ampun.. ngobrolnya sambil jalan aja, udah sore nih, entar kemaleman lagi.. Selama perjalanan Mbak Lina bercerita bahwa dia ambil cuti seminggu untuk liburan, dan akhirnya memutuskan untuk pergi ke Jogja, dia ingin mengunjungi Borobudur, Prambanan, pantai Parang Tritis serta daerah wisata lain di sekitar Jogja.Aku mencarikannya hotel yang dekat dengan kosku di




















