Badanku bergetar dan aku merasa ingin pingsan. Bokepindoh Jaraknya kurang lebih lima kilometer. Kami kemudian pergi ke arah luar kota.Sekitar setengah jam perjalanan, kami melewati jalan raya kecil yang di kanan kirinya masih merupakan hutan, walaupun bukan hutan liar. Hari sudah sore. Tetapi aku yakin bahwa mereka sudah melihat ke arahku. Akhirnya, mereka berlalu juga.Kejadian seperti itu berulang terus sepanjang aku menempuh perjalananku. Tanpa diduga, si sopir memperlambat laju mobilnya di dekatku untuk memberikan kesempatan kepada teman-temannya mengejekku dan mengolokku di depan para gadis itu.Jarakku dengan mobil itu hanya sekitar 3 meter karena memang jalan raya kecil itu tidak punya bahu jalan yang cukup lebar.




















