Jemari tangan kananku menggenggam erat jemari mbak Siti. Kasihan non Monica”Kata mbak Siti agak kesal dan bosan karena harus terus-terusan mengembalikan k0ntol mang Narko ke posisi yg benar. Bokepindo Mbak jamin ndak bakalan hamil kok” ujar mbak Siti kembali menenangkanku.Sepertinya ia memang selalu mengerti akan kekuatiranku sekaligus mampu membuat hatiku tenang.“Kang! Mbak Siti tertawa geli mendengar kekuatiranku itu. mbak”
“Iya non?”
“Sakit ngga sih, Mbak?”tanyaku ragu-ragu
“Apanya yg sakit, non?”
“ituu..di ‘gitu’in sama mang Narko?”tanyaku lebih jelas. Kalau ada apa-apa kang Narko tanggung sendiri resikonya.”Pembicaraan mereka berhenti sampai di situ. “Kang! “Ada apa sih, mbak?” tanyaku heran. Tak hanya itu aku terpaksa menerima ciumannya pada bibirku untuk yg pertama kali.Kurang dari 1 jam seluruh tubuhku sudah ia jamahi…ia nodai kecuali satu tempat yaitu liang senggamaku mulai dari bagian selaput dara hingga ke arah rahimku.




















