Bagian yg paling ingin kulaihat dari milik Bu Lastri. Bokepindoh Saat mendorong ke samping tubuh Pak Ilham agak tidak menindihnya, wajah Bu Lastri juga terlihat kesal. Karena curiga, kudekati lokasi sepeda terparkir dengan berjalan mengendap.Ternyata sepeda onthel milik Pak Ilham. Tetapi hanya sepintas karena tertutup tubuh Pak Amwar yg berdiri di antara paha Bu Lastri yg mengangkang. Dan yg lebih konyol, di samping aku jadi tukang peras terhadap kepala sekolahku sendiri, kelakuan “Kucing Garong” Pak Ilham juga menitis padaku. Sebab posisi Bu Lastri persis menghadap ke arah tempat aku mengintip dan jaraknya cukup dekat. Lampu ruang kantin keburu dinyalakan dan aku nyaris bertabrakan dengan Bu Lastri. Kalau tidak, pasti bakal ketahuan kalau aku yg telah mengambilnya tanpa ijin. Nggak mau,”
“Ayo kulum saja Ah.




















