Dia tertawa cekikikan saat melihatnya, Cepetan ditutup, nanti burungnya kabur lho! Bokepindoh Dan di luar dugaan, mbak Darsih menerimanya, padahal selisih usia merekasekitar 30 tahun. Tak terasa, sudah satu tahun kami hidup bertiga. Saat itu, aku memang sudah mendaftar ke SMP di kotaku. Kegelapan terlihat dimana-mana, hanya lampu-lampu minyak yang menyala,atau kadang juga petromak yang menjadi penerang bagi warga kampung yang letak rumahnyapun tak begitu berdekatan. Paling hanya ke sawah tak jauh dari rumahku, itupun kalau pas musim layangan saja. Mbak Darsih yang dulunya tinggal di desa sebelah, setelah menikah dengan kakek, sepakat untuk tinggal bersama kami. Kalau dulu aku sering tidur di bale-bale, sekarang aku lebih leluasa tidur di kamar.




















