“Kamu dimana?”. Ini adalah harapan terakhir Cinta. Bokepindoh Itulah persyaratan yang ditetapkan Cinta. Sekilas gadis cantik itu bisa mendengar sang istri menghardik suaminya. “…Dan soal kamu, Om sudah dengar langsung dari Om Rudi”. Ia kembali membuka kedua pahanya saat memperbaiki posisi high heel yang dipakainya. Beberapa menit menunggu akhirnya ponsel yang dipegangnya berbunyi. Waktu itu aku melihat seorang gadis yang kini sedang duduk di lobi salah satu hotel berbintang yang berada di pusat kota. Apakah Cinta salah satunya? “Gak apa-apa kok Om”, sahut Cinta. Paling tidak selama perjalanan nanti ia masih bisa berpikir. Dia sendiri di hotel itu juga melakukan hal yang sama seperti dilakukan oleh Om Ridwan. Belum lagi kerutan-kerutan di wajahnya menambah kesan ‘tua’ tersebut.




















