Darah seketika muncrat ke mana-mana. Bokepindoh Orang-orang di jalan raya memang selalu lucu. Polos sekali. Aku langsung ingin mengutuk diri. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil. Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Aku langsung ingin mengutuk diri. Aku serius soal ini. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong, bajaj, hingga truk lalu lalang. Beberapa orang lainnya menghakimi supir mobil, menghajarnya hingga biru-biru, termasuk mobilnya yang dibikin tambah penyok.




















