Sara melirik ke arah Erik yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi. “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Bokep Erik masih menindihku dan mulai menciumi punggungku. Sudah kuputuskan! Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Erik..”
Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Dan semalaman dia tidur sambil memelukku dengan hangat. Maria” Erik melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin. Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. “Ya Erik..aku adalah milikmu.




















