Tak ada yg salah dari aku maupun para leluhurku, bahkan bisa dibilang kami memiliki gen superior. Dari raut wajahnya pasti dia berpikir aku sudah gila.Mulanya Tejo terdiam sejenak. Bokepindoh Dimana masalahnya? Kami sudah menjalankan perusahaan ini turun menurun dan terus meningkat kajayaannya,
semua berkat otak encer dan semangat (juga kelicikan) kami.Apakah para istriku? Tinggal ku plot saja bila aku mengadopsi seorang anak, kuyakin istri dan anakku tak masalah dengan itu.Tapi dari mana aku bisa dapatkan gadis yg cocok sebagai Ibu ? Ah, tak masalah, yg aku inginkan darinya hanyalah anaknya. Lalu sambil menyeringaikan senyuman licik khasnya dia berkata,
Sepertinya saya punya calonnya pak. Istri keduaku? Segera ku telfon tangan kananku Tejo, untuk segera menemui ku.




















