“Ini sudah perintah adat. Saya tidak pernah menyangka akan berdebat dengan Ambo, Diiringi tangisan yang datang dari langit yang menurunkan air serupa jarum-jarum sehingga genting rumah seolah ditusuk-tusuk. Bokepindo Ini pelanggaran adat.Saya tahu Ambolah yang senantiasa berhubungan dengan Sanro untuk diinformasikan pada Kepala Desa, kemudian diturunkan ke masyarakat mengenai tanggal baik Sirawu Sulo dilaksanakan. Bagaimanapun, saya seorang anak dan dia seorang bapak. Ambo sontak menatap saya tajam. Mumpung Pongka lagi ramai dan ada soto kuda di setiap rumah,” kataku sehabis melayat dari rumah Supriadi. Kenapa kematian berturut-turut bisa terjadi? Setelah segala rangkaian adat dilaksanakan seperti Mabbepa Pitu atau membuat tujuh jenis kue sebagai syarat wajib yang harus dilakukan semua masyarakat Pongka, memainkan permainan rakyat yang sudah diganti dengan pertandingan sepak bola sebagai wujud perkembangan zaman yang dilangsungkan seminggu penuh dan finalnya dilakukan




















