“Ah kak Ditto genit lagi nih. Bokep “Hmm…not necessary deh. Kan hari ini hari Jumat. Kak Ditto sungguh jago sekali. Sekarang dah bangun sendiri kok.”, jawab-ku malu-malu. Sejak saat itu, aku menganggap Karen menjadi pacar-ku sendiri. Pertama-tama tangan kanan-ku turun menuju pipi Karen, kemudian turun kebawah menuju leher-nya. Aku lebih memilih tinggal di Australia, karena my whole life started here, dan aku menyukai tinggal di negara ini. “Mau confess apa kak Ditto? Yang mana membuat aku menjadi gelisah kembali, dan ingin mengatakan kepada-nya bahwa aku telah mengintip dia mandi, dan ingin meminta maaf atas kejadian itu. Aku tidak pernah bermabuk-mabukan, mungkin itulah yang membuat Karen respect kepada-ku. Namun hal ini tidak seperti apa yang Lisa pikirkan.




















