Mas…mas..aku..aku..ahhhhhhhhh. Bude Sakem adalah orang yang membesarkan warno ketika dia ditinggal oleh orang tuanya transmigrasi ke Lampung. Bokepindo Nani pun menyadari kalau warno sering melirik kepadanya, tetapi dia tidak begitu memperdulikan bahkan cenderung semakin berani mengekspos bagian-bagian tubuhnya yang dapat mengundang hasrat birahi warno, malah kadang tatapan warno dan Nani seringkali bertemu yang akhirnya mereka saling senyum tanpa mengerti arti kejadian tersebut.Pada suatu pagi warno mendapat telpon dari pamannya di kampung yang mengabarkan bahwa bude Sakem membutuhkan biaya untuk berobat karena sakit. Bagiamana budenya mengajarnya setiap malam, bagaiamana budenya menemani saat ia makan, semua kembali terbayang. ”Ya sudah cepat sana, nanti keburu Yanto tidak ada” ucap Nani”Tanpa ba-bi-bu warno segera kerumah Yanto, si tukang ketoprak yang akan pulang kampung.”Yan… ini aku titip buat bude Sakem yang sedang sakit 190 ribu rupiah, yang




















