“Ampun, sakit sekali! Gimana dengan loe Sayang?” perlahan si Boss menarik keluar batang kejantanannya yang lemas. Bokepindoh Yang pertama memegang tangan kiri, yang kedua menarik tangan kanannya, dan yang ketiga meraih pinggangnya dan menarik tubuhnya masuk ke Panther. Akhirnya Panther tersebut berhenti dan dengan dipegangi oleh 4 orang masing-masing di tangan dan kaki, Tamara yang sudah kelelahan meronta selama perjalanan digotong masuk ke sebuah ruangan. Gue jamin punya gue lebih besar dari Boss!” Tamara kembali membelalakkan mata sambil berteriak. Gue mau dorong loe sekali lagi”, si Boss bersiap sambil mengusap keringat di dadanya, Tamara merintih-rintih ketika sodokan si Boss berhenti sejenak. Dalam ruangan itu hanya ada satu ranjang dan lemari besi. Tubuh Tamara juga sekarang berkilau karena air liur yang dari lidah-lidah penculiknya yang menjilati tubuhnya dari paha sampai wajahnya.




















