“Ihhh… lucu ya kalau sudah lemes, kecil!” ia mengejekku. Tapi apa yang terjadi karena terlalu bernafsunya aku tidak bisa mengontrol maniku. Bokepindoh pijitanmu enak ya?” pujiku.“Nanti kamu akan merasakan yang lebih enak lagi,” jawabnya. “Wah.. “Oooh jadi servis plus nih?” tanyaku. “Ehhh… cepat cabut!” sergapnya. Aku yang merasa di-”KO”-nya diam saja. “Nah kalo begitu sekarang waktunya dicopot yah? Malamnya aku memutuskan untuk mencari sebuah panti pijat plus di Bandung, dengan mengendarai Land Rover-ku aku mulai menyusuri kota Bandung.Dan akhirnya tempat itu kutemukan juga, aku masuk dan langsung menemui seorang gadis di meja depan dan aku dipersilakan duduk dulu. Memasuki pertengahan semester aku mulai kenal dan akrab dengan seorang cewek, sebut saja namanya Ema. biar enak nanti mijitnya!” “Wahhh… itu nanti aja deh, nanti malah berdiri lagi,” kataku setengah bercanda.




















