Sementara Aura pun hanya bisa menutup rapat matanya sambil bersiap menahan sakit. Mobil itu pun mulai bergerak..sama seperti kepala Aura yang bergerak naik turun. Bokep Ditambah lagi bau rokok yang kental dari mulutnya. Dia sudah menggaji besar, memberi makan yang enak, bersikap ramah, tapi bisa-bisanya berbuat tega seperti ini.‘Ya klo Non juga ga mau sih ga masalah, tapi saran bapak besok Non nonton infotainment karena pasti beritanya seputar Non semua..hahaha..’ kakek itu pun tertawa kembali karena merasa di atas angin.Merasa terpojok, Aura pun mulai meneteskan air mata.‘Pak, jangan donk please.. klo ga bapak berenti nih..’ kata pak Rudi seraya mengangkat kepalanya dari belahan dua gunung kembar itu.‘I..iya..pak..enak…’ jawab Aura malu-malu.‘Jadi..lanjut nih ?’ kata pak Rudi sambil tertawa kecil.Aura pun mengangguk pelan.Pak Rudi pun kembali menyusu dan meremas dada Aura Kasih.




















