Kemudian diperiksa oleh dokter memakai stetoskop untuk menyakinkan bahwa saya terkena penyakit atau tidak. Bokepindoh “Sekarang coba kamu tarik nafas lalu hembuskan, begitu berulang-ulang ya.” Dengan stetoskopnya, Dokter S memeriksa tubuh saya.Saat stetoskopnya yang dingin itu menyentuh dada saya, seketika itu juga suatu aliran aneh menjalar di tubuh saya. Tidak ada tanda-tanda kendor atau lipatan- lipatan lemak di tubuhnya. Begitu seterusnya berulang-ulang dengan tempo yang semakin lama semakin tinggi. Saya.. Bagai kehausan, Dokter S meneguk semua cairan kental tersebut sampai habis.“Duh, masa baru begitu saja kamu udah keluar.” Dokter S meledek saya yang baru bermain oral saja sudah mencapai klimaks. Ouuhh..” Saya dan Dokter S sama-sama menjerit keras.Kami berdua mencapai klimaks hampir bersamaan.




















