Aku benar-benar menjadi budak seksnya. “Ough… oouuhh…” aku mendesah dalam pelukannya. Bokepindo Sementara tangannya meremas-remas dan memainkan payudaraku. Namun anehnya, setelah aku mengucapkan kalimat itu, birahiku justru semakin meninggi. Tanpa membersihkan kelaminnya terlebih dahulu, mas Herry langsung tertidur.Rupanya dia benar-benar kecapekan setelah menggenjot tubuhku tadi. Selama hampir 5 menit dia menyetubuhiku dengan posisi doggie ini, sudah 2 kali aku merasakan orgasme. Aku sudah kecanduan sodokan kelaminnya yang besar dan panjang itu. Hal itu membuat birahiku semakin meninggi. Semalaman itu, entah sudah berapa kali aku orgasme. Aku tak tahu apa dia benar-benar bernafsu terhadapku atau memang dia seorang maniak seks. Kemaluan pemuda itu memang benar-benar luar biasa, meskipun sudah berkali-kali orgasme, namun mampu bangkit lagi dengan cepat. Aku hanya mengangguk pelan. “Entot Lina sekarang, mas. Namun aku tak perduli, semenjak Andi ’memperkosaku’ aku




















