Langsung kutarik naik CD dan celanaku cepat lalu beranjak pergi.Aku baru sampai di depan pintu kamarku ketika kurasa tangan itu menahanku dari belakang. Bokep Nggak apa-apa deh, besok gua minta keringanan aja dari kampus” ujarku dengan nada lemas. “A-apa?” tanyaku berdebar-debar. Nih Mas Agus tunjukin badan Mas Agus.”Paman mulai membuka pakaiannya helai demi helai. Lalu kulahap masuk ke dalam mulutku. Mungkin memang aku yang beranggapan salah..“Kok belum tidur?” Tiba-tiba saja kudengar suara Mas Agus di sampingku mengagetkanku. Tapi tiba-tiba langkahku terhenti saat tangan manajerku menahan pundakku. Saat aku balikkan badan, kulihat Mas Agus sudah barada tepat di depan pintu. Jangan.. aku.. Kemudian kuletakkan tepat di depan pintu. Kuletakkan kembali kursi kembali ke tempatnya. Kemudian ia melepaskan pakaianku sambil menikmati ciumanku di bibirnya. Kali ini dengan cepat kuangkat kembali tanganku dari pundaknya.“Mas Agus,




















