Taxi yg Cintya dan Anindya tumpangii berhentii di sebuah lampu merah saat tiiba tiiba piintu belakang Taxi terbuka dan masuk dua orang yg langsung mengapiit kedua perempuan itu di tengah tengah. …..sekarang kamu buka semua baju kamu…..”“disiinii..?” Cintya ragu , “kenapa ga di kamar..”“disiinii..sekarang…..ato adek kamu kamii perkosa beramaii ramaii…..cepat…” Catur tak sabar.sesudah berusaha menenangkan Anindya . Bokepindo kemudian Cintya maju ke tengah ruangan, dan mulaii melepas satu persatu bajunya, iia berusaha untuk tiidak menangiis ato meneteskan aiir mata, akan tetapi wajahnya memerah kerana dipermalukan sepertii iinii.“WEEIIIIHH…..giila men…..bodynya yahud banget……fiitness loe ya…?” kata CaturCintya hanya menangguk pelan , dan berhentii melepaskan baju luarnya , sekarang iia hanya menggunaka bra dan celana dalam saja, dibawah tatapan mata para penjahat penuh nafsu.“ayo teruskan…kok berhentii…..?” tanya Catur“cukup….sampaii siinii saja….” kata Cintya“Terserah deh…” kata Catur lalu




















