Bukan main nikmatnya. Ah.. Bokepindo Uuhh.. Gangguan ya sayaanngg…” sambil kembali tangannya mengelusi batang ku. Nampak tenda purih bersih penuh bunga dan pita menjadi pusat orientasi para tamu. Rejeki nomplok, nih, pikirku. “Kenapa Bu.. “Mas jangan coba-coba. Dan akan binal saat ada kesempatan lepas dari gandengan suaminya? Aku jadi penasaran. Kubiarkan kehausan Norma melahap aku dengan buas dan liarnya. Banyak makan favoritku bisa kutemui. Tangan-tangan langsung saling meremasi daging lawannya. “Ah, bapaknya sih, kalau sudah ketemu ‘geng’-nya lupa sama saya. Marah ya?” aduh senyumnya jadi manis banget di mataku. “Hendraa.. Eehh.. “Mas sendiri, mana istrinya?”
“Aa.. Soalnya saya baru sadar…”
Sengaja aku nggak selesaikan kata-kataku.




















