‘Kamitenggengen’!!“Lho kog diam saja Mbak?”
Aku jadi bingung melihat situasi ini. Bokepindoh Tak nampak satu bintangpun di angkasa. Kelak di kemudian hari, baru aku tahu, ternyata ia sama begonya denganku, tak mengerti mesti melakukan apa bila hal itu terjadi. Meski saat itu aku baru lima tahun, tapi keingin-tahuanku atas banyak hal sangat besar. “Tadi kenapa menjerit Mbak?” aku jadi penasaran. Aku merasa geli campur nikmat. Benar-benar ujian kejiwaan sekaligus santapan bagi fantasi liarku yang pertama. Lagi-lagi tangan keriput itu menelusup di balik kain Kemben [sejenis assesoris pakaian adat jawa-pen], yang ternyata telah di longgarkan ikatannya, sehingga dengan mudahnya, tangan Nenek keluar masuk di sekitar pangkal pahanya.




















