“Amboi pikirku sudah punya anak satu tetapi masih ok punya, mungkin karena dia selalu minum jamu setiap pagi di dapur kantorku”. Harum parfumnya membuatku merangsang. Bokepindo Office girl kusuruh pulang, office boy kusuruh makan sampai aku memberinya kabar melalui pager.“Ok, Boss”, kata office boy. Sampai sekarang jika ada kesempatan Susan menelepon melalui handphone-ku dan kamipun selalu mengulangi kenikmatan yang pernah kami rasakan.Karena apa yang pernah aku lakukan dengan Susan saat ini tidak pernah aku rasakan sebelumnya … dan inilah akhir dari Cerita Panas dari kisah cinta ku dengan Susan , selamat membaca. Beberapa saat barulah kucabut dan kulihat maniku mengalir dari lubang memek rapat-nya.“Thanks ya Sus”, sambil kukecup bibirnya yang merah merekah.Dia bilang, “Sama-sama”.“Kapan-kapan boleh lagi dong”, rayuku. Rupanya dia sudah mencapai klimaks.




















