Lalu aku mendekati wajahnya dan melabuhkan ciuman ke bibirnya yang lembut itu. Dan Asmarani pun menyambut ciuman itu dengan hangat. Bokepindo Cukup lama kami memacu dalam birahi kenikmatan di atas ranjang pengantin itu. Nanti dari ujung rambut sampai ujung kaki diriku semuanya akan menjadi milikmu karena aku resmi menjadi istrimu.”Kami terdiam sejenak.“Yasir..“Ya?”“Apakah engkau mencintaiku?”“Ya, selain kecantikanmu tak ada yang dapat menandingi, engkau telah resmi menjadi istriku. Serta kami sama-sama merasakan kepuasan dan kenikmatan yang begitu dahsyat yang baru kami dapatkan. Makanya aku sangat mencintaimu.”“Sungguh?”“Ya.”Kami saling menatap dan aku tahu apa yang sangat diharapkan oleh Asmarani. Aku tak akan melepaskan pelukanku yang membuatmu begitu hangat.”Kami saling menatap dan saling melabuhkan ciuman lagi. Dan Asmarani pun balas memelukku dengan hangat.“Yasir..“Ya?”“Aku sangat bahagia berada di pelukanmu.”“Oh ya?”“Ya, aku tak mau lepas dari pelukan hangatmu.”“Tidak, sayang.




















