Dimas keliatan sudah setengah mabuk dan lima menit kemudian terdengar hentakan lagu-lagu housemusic, kami berempatpun “turun” dan bergoyang mengikuti irama musik.Saat itulah muncul ide gilaku. “Andai saja aku bisa merasakan tubuh Santi,” pikirku.Kali ini Dimas melepas baju atasnya dan memelorotkan celananya hingga tersembul kontolnya yang sudah tegak dan berdiri keras. Bokepindoh Bisa disetel lagu housemusic gak?”. Nampak tersembul pantat putih mulus yang begitu padat dan sexy. Wanda dan Dimas yang menonton permainan kami bertepuk tangan seperti menonton pertandingan tinju saja.Malam itu kami berempat besepakat untuk mengadakan “pesta” serupa di lain waktu. Tanpa terasa waktupun bergerak cepat, Jack D sudah tersisa setengah dan rokok di pak tinggal dua batang, hingga terdengar suara sang operator karaoke di speaker yang mengingatkan kami bahwa waktu 3 jam telah habis. Badan terasa lemas sekali, akupun tergolek di




















